Bahaya Tersembunyi: Shoping Center Kota Metro Gedung Pertokoan Tua dan Usang, Masih Beroperasi Meski Rapuh
Metro (Sakilanews) Pada era tahun 80 an dan sampai 90 an,Pusat perbelanjaan Shopping Center yang terletak di jalan Jend Sudirman imopuro kota metro merupakan pusat perbelanjaan yang menjadi icon bagi kota metro.
di tengah kemajuan pembangunan dan arsitektur modern,
Seiring berakhir nya Hak Guna Bangunan (HGB),kini pusat pembelanjaan Shopping Center hanyalah bangunan tua yang kondisinya sangat memprihatinkan, rapuh, terdapat genangan air di berbagai sudut dan berlumut.
Hal tersebut menjadi sorotan publik karena kondisinya yang sudah sangat tua, usang, dan terlihat membahayakan, namun anehnya masih terus dipergunakan dan dihuni oleh pedagang maupun penyewa, dan ironisnya pemerintah setempat tutup mata, sehingga setatus pengelolaanya kini di kuasai sekelompok orang yang mengatas namakan Paguyuban,..
Pantauan Jejaring Media di lapangan,.
Bangunan yang berdiri sejak puluhan tahun silam ini kini tampak memprihatinkan dan membahayakan,
Terdapat dinding-dindingnya sudah banyak yang retak, cat mengelupas parah, hingga dak plafon yang mulai melorot. Dal atap dan tiang penyangga pun terlihat sudah pada berlumut akibat genangan air dan bocor.
Fakta terebut menimbulkan kekhawatiran serius akan kekokohan struktur bangunan Shopping yang akrab di telinga warta kota metro.
Rawan Ambruk dan Bahaya Kebakaran
Yang menjadi perhatian serius adalah kondisi instalasi listrik dan saluran air yang sudah tidak layak. Kabel-kabel terlihat berantakan dan menjuntai tanpa perlindungan yang memadai, sehingga berpotensi besar menimbulkan korsleting yang bisa memicu kebakaran.
Selain itu, sistem drainase yang buruk membuat bangunan sering lembap dan becek, yang semakin mempercepat kerusakan pada fondasi dan lantai.
"Setiap kali hujan deras turun atau angin kencang bertiup, kami selalu was-was. Suara gedung berdecit sering terdengar, dak atap pada bocor. Kami takut suatu saat bangunan ini tidak kuat menahan beban dan ambruk menimpa kami," keluh salah seorang pedagang yang sudah bertahun-tahun menyewa di shopping ini.
Seiring kondisi fisik sudah sangat memprihatinkan, aktivitas jual beli dan lalu lalang orang di dalamnya
kini tidak seramai seperti dahulu, Pengunjung pun seolah menyadari betapa besar risiko yang mereka hadapi saat berada di dalam gedung tersebut.
Elemen Masyarakat mendesak Renovasi dan Pengawasan
Hingga saat ini, belum terlihat upaya serius pemkot metro untuk melakukan renovasi total maupun pembongkaran.
Gedung Shopping Center ini dibiarkan beroperasi dalam kondisi "seadanya".
berdasarkan peraturan bangunan dan keselamatan, bangunan dengan kondisi demikian seharusnya sudah dinyatakan tidak layak huni dan dilarang beroperasi hingga dilakukan perbaikan struktur yang memadai.
Masyarakat dan para pedagang berharap adanya tindakan cepat dari Pemkot dan DPRD Kota Metro,.
untuk turun tangan meninjau lokasi. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti ambruknya bangunan atau kebakaran yang memakan korban jiwa, baru kemudian ada tindakan tegas, ujar Hi.Ujang Tokoh masyarakat setempat.
Dirinya menandaskan, Keselamatan nyawa dan aset harus menjadi prioritas utama, bukan keuntungan semata. Gedung tua boleh memiliki nilai sejarah, namun jika sudah membahayakan, keselamatan adalah harga mati tandasnya.(**)
Belum ada Komentar untuk "Bahaya Tersembunyi: Shoping Center Kota Metro Gedung Pertokoan Tua dan Usang, Masih Beroperasi Meski Rapuh "
Posting Komentar