Transformasi Strategi P4GN di Bumi Ruwa Jurai Oleh: DR. Susanto Saman(Wakil Ketua dan Konselor P4GN DPD GRANAT Provinsi Lampung)
Provinsi Lampung, (Sakilanews) dengan letak geografisnya yang strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, kita adalah pusat nadi logistik nasional, di sisi lain, kita menjadi wilayah yang rentan terhadap infiltrasi peredaran gelap narkotika. Data menunjukkan bahwa ancaman ini tidak lagi hanya menerobos pintu kota besar, melainkan sudah merayap masuk ke ruang tamu desa-desa terpencil dan menyasar generasi Z hingga Alpha.
Menghadapi fenomena ini, strategi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tidak bisa lagi dijalankan dengan cara-cara konvensional yang kaku. Salah satu senjata paling ampuh dalam perang ini bukanlah sekadar jeruji besi, melainkan pendekatan humanis dan edukasi yang berbasis empati.
P4GN seringkali dianggap sebagai domain eksklusif aparat penegak hukum. Ini adalah kekeliruan kolektif yang harus kita benahi. P4GN adalah sebuah gerakan semesta.
Kita harus bergeser dari sekadar sosialisasi bahwa Narkoba itu Bahaya, menjadi penguatan ketahanan mental. Generasi muda butuh alasan untuk berkata "TIDAK", bukan hanya larangan. Tapi, hukum harus tetap menjadi panglima bagi para bandar dan pengedar yang merusak masa depan bangsa. Tidak ada ruang kompromi bagi mereka yang memperdagangkan maut.
Rehabilitasi Memberi Kesempatan Kedua
Di sinilah peran konselor menjadi krusial. Korban penyalahgunaan narkoba adalah orang sakit yang butuh sentuhan medis dan psikis, bukan sampah masyarakat yang harus dikucilkan.
Banyak individu yang terjebak dalam lingkaran hitam ini. Mayoritas dari mereka berangkat dari luka batin, kegagalan komunikasi keluarga, atau tekanan sosial yang tak terbendung.
Tugas kita sebagai masyarakat bukan menghakimi sisa-sisa kehancuran hidup mereka, melainkan membantu mereka memungut kepingan tersebut untuk disusun kembali. Pemulihan adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan dukungan ekosistem yaitu keluarga yang menerima, lingkungan yang mendukung, dan negara yang memfasilitasi.
Lampung memiliki falsafah Piil Pesenggiri, sebuah kehormatan dan martabat hidup. Menjaga diri dan keluarga dari narkoba adalah bentuk nyata dari menjaga martabat tersebut. Kita wujudkan bersama Lampung Bersinar (Bersih dari Narkoba), dengan setiap desanya memiliki "relawan antinarkoba" yang bekerja dengan hati, bukan sekadar menjalankan program kerja tahunan.
Kita butuh sinergi antara pemerintah, akademisi, dan organisasi masyarakat seperti GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) untuk menciptakan "Imunitas Sosial".
Mari kita jadikan P4GN sebagai gaya hidup. Karena setiap satu jiwa yang kita selamatkan dari narkoba, berarti kita sedang menyelamatkan satu masa depan Indonesia. Mari beraksi, sebelum maut menjemput mimpi.(*)
Belum ada Komentar untuk "Transformasi Strategi P4GN di Bumi Ruwa Jurai Oleh: DR. Susanto Saman(Wakil Ketua dan Konselor P4GN DPD GRANAT Provinsi Lampung)"
Posting Komentar